Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Padi Sawah

Pengolahan Penuh Tanah Sawah untuk Tanam Padi: Fondasi Utama Produktivitas dan Keberlanjutan Pertanian

Pengolahan tanah sawah merupakan tahapan paling fundamental dalam budidaya padi. Tahap ini sering kali dipandang sebagai pekerjaan awal yang bersifat teknis semata, padahal sesungguhnya pengolahan tanah adalah fondasi utama yang menentukan keberhasilan pertumbuhan tanaman, efisiensi penggunaan air dan pupuk, serta keberlanjutan produktivitas lahan dalam jangka panjang. Pengolahan penuh tanah sawah—yang meliputi pembajakan, penggaruan, perataan, hingga penggenangan—bukan sekadar membalik tanah, tetapi merupakan proses rekayasa ekosistem mikro sawah agar menjadi lingkungan tumbuh yang ideal bagi padi. Dalam konteks pertanian padi di Indonesia, khususnya di daerah-daerah sentra sawah seperti Bengkulu Utara, pengolahan tanah sawah masih memegang peranan sentral. Lahan sawah yang diolah dengan baik akan mampu menekan gulma, memperbaiki struktur tanah, meningkatkan ketersediaan unsur hara, serta menciptakan kondisi fisik tanah yang mendukung pertumbuhan akar padi secara optimal. Oleh karena ...

Penyaluran Bantuan Benih Padi Inpari 32 untuk Kelompok Tani Kelurahan Kemumu

  Upaya peningkatan produksi dan produktivitas padi terus dilakukan melalui berbagai program pendampingan dan bantuan sarana produksi pertanian. Salah satunya terlihat dalam kegiatan penyaluran bantuan benih padi Inpari 32 kepada Kelompok Tani Karya Baru I di Kelurahan Kemumu, Kecamatan Arma Jaya, Kabupaten Bengkulu Utara . Kegiatan Penyaluran Benih Inpari 32 di Pos Pnyuluhan Pertanian Kemumu Penyerahan benih dilaksanakan di Pos Penyuluhan Pertanian (Posluhatan) Kemumu dengan melibatkan penyuluh pertanian Nuryani, SP , pengurus kelompok tani sebanyak 10 kelompok , serta para petani penerima manfaat anggota kelompok . Bantuan benih ini diharapkan menjadi stimulus penting dalam mendukung musim tanam, sekaligus mendorong petani menggunakan varietas unggul yang telah teruji adaptif dan berpotensi hasil tinggi. Kegiatan ini juga menjadi momentum penguatan kelembagaan petani, karena selain penyerahan benih, dilakukan pula komunikasi dan diskusi singkat mengenai teknik budidaya ...

Tanam Padi Bergaransi Teknologi BATAN

Inovasi untuk peningkatan produksi padi sawah tidak pernah berhenti dilakukan oleh Pemerintah Republik Indonesia. Salah satunya adalah teknologi budidaya padi yang dikembangkan oleh BATAN (Badan Tenaga Atom Nasional) yang telah mengembangkan padi kualitas ekspor, rasanya enak dan tahan terhadap penyakit. Kelompok tani di Desa Sido Urip Kecamatan Arga Makmur Bengkulu Utara bekerja sama dengan KOMUPPI, melakukan budidaya padi dengan pola kemitraan. Benih padi, pupuk organik dan pestisida organik disiapkan oleh pihak koperasi, dan petani menyiapkan lahan pengolahan lahan pemeliharaan dan panen. Pada program kemitraan ini menariknya adalah adanya garansi, bahwa produksi ditarget diatas 8 ton per hektar. apabila terjadi hasil dibawah 8 ton maka digaransi oleh pihak koperasi. Apabila terjadi lebih dari 8 ton maka hasil panen dibagi dua dan dibeli oleh pihak Koperasi yang bekerjasama dengan BATAN. Video di atas merupakan kegiatan penyuluhan pada saat pelaksanaan Tanam Padi B...