Langsung ke konten utama

Postingan

Penyaluran Bantuan Benih Padi Inpari 32 untuk Kelompok Tani Kelurahan Kemumu

  Upaya peningkatan produksi dan produktivitas padi terus dilakukan melalui berbagai program pendampingan dan bantuan sarana produksi pertanian. Salah satunya terlihat dalam kegiatan penyaluran bantuan benih padi Inpari 32 kepada Kelompok Tani Karya Baru I di Kelurahan Kemumu, Kecamatan Arma Jaya, Kabupaten Bengkulu Utara . Kegiatan Penyaluran Benih Inpari 32 di Pos Pnyuluhan Pertanian Kemumu Penyerahan benih dilaksanakan di Pos Penyuluhan Pertanian (Posluhatan) Kemumu dengan melibatkan penyuluh pertanian Nuryani, SP , pengurus kelompok tani sebanyak 10 kelompok , serta para petani penerima manfaat anggota kelompok . Bantuan benih ini diharapkan menjadi stimulus penting dalam mendukung musim tanam, sekaligus mendorong petani menggunakan varietas unggul yang telah teruji adaptif dan berpotensi hasil tinggi. Kegiatan ini juga menjadi momentum penguatan kelembagaan petani, karena selain penyerahan benih, dilakukan pula komunikasi dan diskusi singkat mengenai teknik budidaya ...

Budidaya Buah Labu Air (Bligo/Kundur): Peluang Tani Mudah, Murah, dan Bernilai Gizi Tinggi

  Pendahuluan Labu air—dikenal sebagai bligo atau kundur —merupakan tanaman merambat dari keluarga Cucurbitaceae yang mudah dibudidayakan di wilayah tropis seperti Indonesia. Tanaman ini adaptif, relatif tahan hama, berumur pendek, serta menghasilkan buah besar dengan permintaan stabil untuk konsumsi rumah tangga maupun pasar tradisional. Dengan teknik sederhana, labu air dapat dibudidayakan di pekarangan hingga skala kebun. Labu Air (Bligo/Kundur) Syarat Tumbuh Iklim : Tropis–subtropis; suhu ideal 25–32°C Ketinggian : 0–800 mdpl Curah hujan : Sedang; drainase baik Tanah : Gembur, subur, pH 5,5–7,0 Cahaya : Matahari penuh (6–8 jam/hari) Persiapan Benih Pilih buah tua dan sehat; ambil biji dari bagian tengah. Cuci bersih, keringkan di tempat teduh 2–3 hari. Rendam benih 6–12 jam untuk mempercepat perkecambahan. Semai di polybag kecil (media tanah : kompos : pasir = 1:1:1) atau langsung tanam di lahan. Peng...

Manfaat Buah Labu Air (Bligo/Kundur) bagi Manusia serta Ragam Olahannya

  Buah Labu Air (Bligo, Kundur) Buah labu air —di beberapa daerah dikenal sebagai bligo atau kundur —merupakan tanaman merambat dari keluarga labu-labuan yang mudah tumbuh di iklim tropis. Bentuknya lonjong hingga bulat besar, kulit hijau pucat, dan daging buah berwarna putih dengan tekstur lembut serta rasa netral. Di balik kesederhanaannya, labu air menyimpan banyak manfaat kesehatan dan potensi kuliner yang luas. Kandungan Gizi dan Manfaat Kesehatan Sumber Hidrasi Alami Labu air mengandung air sangat tinggi (±90%). Konsumsinya membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh, mencegah dehidrasi, dan menyegarkan pencernaan—terutama di cuaca panas. Baik untuk Sistem Pencernaan Seratnya membantu melancarkan buang air besar, mencegah sembelit, serta mendukung kesehatan usus. Teksturnya yang lembut juga ramah bagi lambung. Rendah Kalori, Cocok untuk Diet Kandungan kalori yang rendah membuat labu air ideal untuk program penurun...

Penyuluhan Teknik Pencabutan dan Pemilihan Bibit Padi oleh Nuryani, SP

 Kegiatan penyuluhan pertanian kembali dilakukan di lahan persemaian padi dengan fokus pada praktik langsung pencabutan bibit padi yang siap ditanam. Penyuluhan ini dipandu oleh Nuryani, SP, yang memberikan pendampingan kepada petani tentang cara memilih dan mencabut bibit padi secara benar agar tidak merusak tanaman dan menghasilkan pertumbuhan optimal di lahan tanam. Ndaut atau mencabut bibit padi Dalam kegiatan tersebut, Nuryani, SP menjelaskan bahwa pencabutan bibit padi sebaiknya dilakukan pada pagi hari atau sore hari saat cuaca tidak terlalu panas. Hal ini bertujuan untuk mengurangi stres pada bibit akibat penguapan berlebih. Bibit dicabut secara hati-hati dengan memegang bagian pangkal batang, kemudian diangkat perlahan agar akar tidak putus. Selain teknik pencabutan, penyuluhan ini menekankan pentingnya pemilihan bibit padi yang berkualitas. Bibit yang baik merupakan faktor awal yang sangat menentukan keberhasilan tanaman padi hingga masa panen. Oleh karena itu, petani per...

SK Menteri Pertanian Republik Indonesia Tentang THL TBPP (Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian)

Berikut ini adalah arsip Surat Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia tentang Pengadaan Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian untuk Kabupaten Bengkulu Utara Tahun 2007 : Keputusan Menteri Pertanian Nomor 146.1/kpts/Kp.320/3/2007 Tentang Hasil Seleksi Pengadaan Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian ( Lihat ) Tahun 2008 : Keputusan Kepala Badang Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian Selaku Kuasa Pengguna Anggaran Nomor: 114/KPA/J/9/08 tentang Penetapan Biaya Operasional dan Pemondokan Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian Tahun 2008 ( lihat ) Tahun 2009 : Keputusan Menteri Pertanian Nomor: 973.1/Kpts/KP.340/2/2009 tentang Pengadaan Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian Departeman Pertanian Tahun 2009  ( lihat ) Tahun 2010 : Keputusan Menteri Pertanian Nomor 686.1/Kpts/KP.340/2/2010 tentang kontrak kerja Tenaga Harial Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian Kementrian Pertanian Tahun 2010 ( lihat ) dan Keputusan Menteri Pertanian Nomor: 2...

Sejarah Ikan Mujair yang banyak tidak diketahui

Makam Moedjair sang penemu ikan mujair Pada tahun 1936, Mudjair, seorang pegawai desa dari Desa Papungan, Kanigoro, Blitar, pergi ke Teluk Serang yang terletak di laut selatan. Di sana dia menemukan berbagai jenis ikan yang belum diketahui sebelumnya. Dia membawa pulang lima jenis ikan dan memeliharanya di kolam pekarangan rumah. Ternyata, satu jenis ikan berkembang cepat, bahkan bisa bertelur dengan cara menyimpannya di dalam mulut hingga masa menetas jadi anak ikan. Seiring waktu, ikan ini mendapat perhatian warga desa. Kabar itu sampai ke telinga Schuster, kepala penyuluhan perikanan di Jawa Timur. Dia berkunjung ke Papungan untuk melihat ikan temuan Mudjair. Ternyata ikan tersebut diidentifikasi sebagai Tilapia mossambica, yang berasal dari Afrika. Dengan cepat ikan temuan Mudjair dibudidayakan karena cepat bertelur, pertumbuhannya cepat, dan mudah beradaptasi dengan segala lingkungan air mulai kolam hingga rawa-rawa. Menurut K. F. Vaas dan A. E. Hofstede dalam Studies...

Kegiatan Pendampingan Opsus SIWAB di Kelurahan Kemumu Kecamatan Arma Jaya Bengkulu Utara

Kegiatan Inseminasi Buatan Dalam rangka meningkatkan swasembada daging maka pemerintah pada tahun 2017 menetapkan program SIWAB (Sapi Indukan Wajib Bunting). Untuk mengawal suksesnya program tersebut maka diperlukan pemdampingan terhadap petani peternak untuk menginformasikan dan menetukan kelayakan aseptor berdasarkan umur, BSC, status reproduksi, status kesehatan maupun silsilah ternaknya.   Rendahnya pengetahuan petani terhadap pengelompokkan jenis pakan dan menghitung kebutuhan akan pakannya juga merupakan faktor penghambat dari perkembangan populasi ternak di Indonesia pada umumnya dan masyarakat pedesaan pada khususnya.   Untuk itu diperlukannya upaya khusus dalam meningkatkan populasi ternak di Indonesia terutama ternak sapi.   Masalah yang dihadapi saat ini antara lain: a. Lemahnya pengetahuan petani dalam hal pencatatan terhadap ternak yang mereka miliki sehingga sulit menentukan kelayakan aseptor berdasarkan umur; b.Terbatasnya HMT sehingga di...